Kepakkan Elang (potongan dari kisah yang jauh lebih panjang)

26 Januari 2011

1

“Dalam beberapa hal, kejujuran selalu lebih menyakitkan dibandingkan dengan kebohongan. Bahkan jika itu adalah kebohongan terbesar dalam sejarah umat manusia sekalipun”

 

Seorang teman di kampus saat aku masih mahasiswa baru dulu berkata demikian kepadaku. Tiba-tiba saja ia mengatakannya. Tak ada awal dan tak ada akhir. Namun kata-kata yang diucapkan sambil lalu itu tetap tak bisa kumengerti sepenuhnya. Sampai kini. Bahkan jika kubahas dengan seribu lembar kertas koran sekalipun.

Setidaknya kuanggap kalimat itu sebagai penghibur diri setiap kali aku sengaja berbohong.

 

Namun aku selalu disergap rasa gugup setiap akan mengatakan sesuatu. Karena dunia yang kutinggali begitu penuh dengan tuntutan-tuntutan yang aneh. Kalimat yang kusemburkan Baca entri selengkapnya »


KABEL YANG PUTUS

26 Januari 2011

Gelap menggenangi tiap jengkal

Ruang

Kabut menyeret bulan. udara

Menyalakan percik asing

Di kamar aku memugar hati

Dan waktu. Lilin meredup

 

“Ibu, dekap aku ke tubuhmu

Tiupi ubun-ubunku dengan doamu”

 

Gerimis menderas. dingin menusuk tulang

Angin mengencang, merobohkan pepohonan

Ke jalan

Di kamar Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.