12 Desember 2010
Pada suatu senja tengah Desember
Aku berdiri di pintu asrama
Ketika toa menyerukan persembahan
Dan serombongan manusia lacur
Menggelar tikar di trotoar
Diantara mesin-mesin dan museum
Lalu semuanya kulihat sebagai
Penghianatan yang sopan
Seperti Kardinah dengan nanah-nanah yang kental
Kuusap nanah-nanah dan kehampaanku
Dengan lembar-lembar buku Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
sejenis puisi | Ditandai: belajar, puisi |
Permalink
Ditulis oleh muhamadmuiz
12 Desember 2010
DI DASAR HATIKU
Bibirmu adalah keranjang yang mengemban
Semua perjalananku
Merias baju yang kubawa dari seberang
Permukaan tempat mengendapkan erangan dan
Tangis kebahagiaa
Seperti rangkaian Melati di ranjang pengantin dan
Keranda mayat
Di dasar hatiku masih terlihat cakarmu
Membekaskan koreng dan nanah
Waskita yang dikabarkan ribuan gagak Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar » |
sejenis puisi | Ditandai: belajar, puisi |
Permalink
Ditulis oleh muhamadmuiz
12 Desember 2010
Jalan yang lengang
Asrama-asrama yang berderet padat
Sepeda yang dikayuh
Ke persimpangan. Aku seperti tak pernah sampai
Ke ujung Flamboyan
Lalu aku bergeming
Aku tertegun
Mengeja baris-baris waktu
Yang dipusari benang-benang angin
Di depan Zicozes itu Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar » |
sejenis puisi | Ditandai: belajar, puisi |
Permalink
Ditulis oleh muhamadmuiz
12 Desember 2010
Waktu menunjukan pukul 20.00 Waktu Indonesia bagian Galau. Dari tadi baca koran bolak-nalik nggak ada yang “ngeh”. Beritanya itu-itu melulu. Bikin jenuh semua organ tubuh. Gak ada yang bisa bikin imajinasi melayang, ngeplaaaaayyyyyy…..
Baringan aja di kasur sambil baca-baca sajaknya Nirwan Dewanto.
Si Haikal masuk sambil nenteng se-pack Crayon di tangan. Haikal itu sepupuku umur 6 tahun, tapi masih TK. Padahal aku aja dulu masuk SD pas umur belum genep segitu.
Waduh bahaya. Martil di tangan anak kecil, semua tampak kaya paku. Kalau Crayon? ya sama aja! Baca entri selengkapnya »
2 Komentar |
cerita | Ditandai: cerita, kampanye, kompas |
Permalink
Ditulis oleh muhamadmuiz