Ekonomi dan Politik adalah Satu Permasalahan

20 April 2009

PEMILU sudah dilaksanakan. Sekarang kita harus kembali memikirkan pembangunan ekonomi yang terhambat selama masa pemilu. Ekonomi adalah salah satu permasalahan bangsa yang sejak dulu belum juga berhasil diselesaikan.

Sejak bangsa ini dihantam badai krisis ekonomi pada medio 1997, sampai kini perekonomian kita belum juga mencapai titik yang diidealkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dari mulai ketimpangan pendapatan di lapisan bawah, rupiah yang dari waktu ke waktu semakin turun nilainya sampai kerentanan dunia moneter kita yang dihantam badai krisis global.

Permasalahannya, niat untuk membangun perekonomian ke arah yang lebih baik selalu terbentur oleh kemauan politik (political will) yang tak sejalan. Karena itu, setelah kita berhasil melaksanakan pemilihan umum yang telah menentukan siapa pemimpin baru kita,diharapkan akan muncul suasana baru dalam tubuh pemerintahan kita.

Bagaimanapun juga, pembangunan ekonomi tidak terlepas dari kondisi politik (pemerintah) yang mendukung. Untuk membangun perekonomian bangsa ke depan, setidaknya ada beberapa langkah yang mesti dicatat dan menjadi agenda para pemimpin kita. Kemudian harus sesegera mungkin dilaksanakan. Pertama, Baca entri selengkapnya »


Krisis Ekonomi Indonesia dan Munculnya Neo-Wayangisme

15 April 2009

“… Mereka takut kalau-kalau Indonesia mengambil alih kendali peradaban dunia di masa mendatang. Dibentuklah Liga Negara-Negara Barat (LNB), bertujuan untuk menumpas potensi imperium yang menggejala dari negeri Indonesia. Mereka bersepakat untuk mengirimkan pasukan-pasukan militer mereka guna merebut Indonesia. ”Kita jajah kembali bangsa itu!!!”, itulah semangat yang mereka suarakan…”

Bermula dari krisis yang melanda Negara Thailand pada medio 1996-an, akhirya semakin meluas pada sebagian besar negara di benua Asia lainnya. Krisis tersebut akhirnya juga melanda negara Indonesia yang merupakan bagian dari ekonomi global dan termasuk dari daratan benua Asia.

Di Indonesia, dunia perbankan adalah yang paling terpukul oleh adanya krisis moneter yang semakin hebat ini. aliran kredit perbankan macet, investasi mengalami kontraksi yang cukup signifikan, inflasi tinggi tak terhindarkan, rupiah anjlok pada kisaran lebih dari Rp 12.000 per-dolarnya.

Kacaunya perekonomian negara berimbas pula pada perpolitikan bangsa yang berujung pada peristiwa bersejarah reformasi 1998. Pada waktu itu, kondisi Indonesia semakin mencekam. Keamanan merupakan barang yang super mahal untuk diperoleh. Penjarahan terjadi dimana-mana. Fundamental perkonomian bangsa yang pada mulanya cukup kuat akhirnya ikut terpukul juga. Maka, semakin ambruklah dunia moneter di negeri ini.

Semua gejala tersebut berujung pada Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.