“Ada” dan “Tak Ada”
ada yang ada, ada yang tak ada
nyatanya ada, nyatanya tak ada
antara ada, antara tak ada
ada antara, di antara ada dan tak ada
hanya tak terasa, ada di sana
hanya tak terasa, ada di sini
hanya tak terasa, apa yang dirasa
ada dan tak ada, mungkin tak berbeda
antara ada di sini, rasa di sini
ada antara di sana, di mana rasa
antara ada di sini, nalar di sini
ada antara di sana, di mana nalar
ada dan tak ada, nyatanya ada
menarilah bernyanyilah
langit dan bumi nyatanya ada
tapi tersimpan di cakrawala
Syair Iwan Fals dalam Album Cikal (aku pikir, Bang Iwan membaca pemikiran Mulla Shadra–filsuf Islam–dulu sebelum membuat syair ini)
Tuhanku
Tuhanku, bereskan akidahku dari cengkraman kerumitan
Tuhanku,jangan cegah perkembangan akal dan ilmuku, hanya karena terlalu fanatik, sentimentil dan “tercerahkan”
Tuhanku, bunuhlah, atau setidaknya cabutlah egoisme dalam diriku, supaya aku tidak peduli dan tersiksa dengan egoisme orang lain
Tuhanku, anugerahkan padaku iman “kepada ketaatan mutlak” sampai aku selalu merasa berada di dalam “kemaksiatan mutlak”
Tuhanku, ajarkan padaku takwa dalam bentuk jihad sehingga akutidak pusing dengan padatnya kesibukan. dan hindarkan diriku dari takwa dalam bentuk “kehati-hatian”sehingga aku menghilang dalam pengasingan
Tuhanku, jangan Engkau jadikan ketololanku sebagai bulan-bulanan mereka yang membenciku untuk menjadi bumerang buat temen sendiri
Ali Syariati


















Ali Syariati adalah referensi ut membangun semangat dalam melakukan kerja2 sosial yang real dan ikhlas dalam masyarakat. andainya beliau msh hidup…..?
tp, insyaAllah “Ali Syariati” akan ber “reinkarnasi” pada masa dan zaman di mana ia dibutuhkan.