23 Agustus 2008, Gedung Rakyat, Slawi

Keterangan:
Atas dari kiri:
Mbuh sapa, Pak Harnoko (sing duwe Teh Gopek), Budi tanwibowo (ketua MATAKIN), Franz Magnis Suseno (Guru besar Filsafat Dhriyarkara), Nurruzzzaman (Fahmina Institute), Aqib Malik (sing duwe Ponpest Babakan Tegal), Purwosusongko (ketua kajian islam-jawa Tegal)
Bawah dari kiri:
Hendri, Nanang, wong radar (namane klalen), Muhamad Muiz L (Aku: sing duwe kawasan balapulang 2 meter setengah), Latif (lebe-ne), Finta, Rizqi, Ziyar, Mas Also (penulis Novel Kalam Cinta dari Tuhan), Indah, ie-ie, mbuh sapa (bocah purwokerto), Alin (Purwokerto juga), Hasyim.
Ditulis oleh muhamadmuiz
Kelasku ada di belakang tangga, sebelah kiri.
“Ada” dan “Tak Ada”
Sampai hari ke-18 (Rabu) agresi Israel ke Palestina telah menewaskan seribu orang lebih dan 400 diantaranya adalah anak-anak. Tak hanya pihak militer, serangan tersebut juga memakan banyak korban dari pihak sipil dan meluluhlantakkan beberapa fasilitas publik.
Betapa semakin tak mengenakannya sesuatu itu ketika semakin banyak jumlahnya. Bukti? Kita sebutkan satu persatu diantaranya, saya buat sesingkat mungkin:
Dariku…
















